Selamat Datang di Website Resmi KOHANUDNAS Labda Prakasa Nirwikara KOHANUDNAS SIAGA SENANTIASA SELAMAT BERTUGAS DAN TETAP SEMANGAT MENJAGA NKRI

“Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa jika memang mau berjuang.”

by Jendral Sudirman

“Kelemahan terbesar kita adalah menyerah. Cara paling pasti untuk dapat meraih kesuksesan adalah dengan selalu mencoba sekali lagi.”

by Thomas A Edison

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

by Panglima TNI Jendral Moeldoko

In order to succeed you must fail, so that you know what not to do the next time. Agar bisa berhasil, terkadang Anda musti gagal dulu, sehingga Anda tahu apa yang tidak boleh dilakukan di waktu berikutnya.

by Anthony J. D’Angelo

Pengunjung Aktif : 13

Pengunjung Hari Ini : 359

DR CONNIE RAHAKUNDINI : KOHANDUNAS PERLU BERTRANSFORMASI
Berita Kohanudnas 31 Mei 2018

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) yang diwakili Kas Kohanudnas Marsma TNI Arif Mustofa membuka kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) TNI di Kohanudnas semester I tahun 2018 bertema “Melaui Komunikasi Sosial TNI, Kita Pelihara Netralitas dan Kemanunggalan Dengan Rakyat Untuk Mewujudkan TNI Yang Siap Melaksanakan Tugas Pokok”. Tampil sebagai pembicara Abhan, SH (Kepala Bawaslu RI) dan Dr Connie Rahakundini (Pengamat Militer Indonesia) bertempat di aula Leo Wattimena Markas Kohanudnas, Halim Perdanakusuma, Rabu (30/5). Tampak hadir Danpuspomau Marsma TNI Agung Handoko, Pangkosekhanudnas I Marsma TNI S.Chandra Siahaan, Dirdok Kodiklatau Marsma TNI Erwin Buana, para pejabat TNI AU, para lurah, perwakilan dari SMA-SMA yang berada di sekitar Halim Perdana Kusuma, perwira menengah dan PNS Makohanudnas serta undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya Pangkohanudnas menyampaikan,”Kohanudnas melaksanakan program Komsos TNI ini sebagai salah satu metode menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap Kohanudnas, TNI, Bangsa dan Negara. Mengingat bangsa kita saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan Pilkada pada tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019 mendatang, maka tema yang diangkat adalah mengenai netralitas TNI. Pada hakekatnya netralitas TNI merupakan amanat untuk pelaksanaan reformasi internal TNI sesuai Undang-undang RI nomor 34/2004 tentang TNI. Netralitas TNI adalah TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Apabila ada prajurit TNI yang akan mengikuti pemilu/pilkada maka harus membuat surat pernyataan mengundurkan diri dari dinas aktif sebelum pelaksanaan pemilu/pemilukada”, tegasnya. 

 

Dr Connie Rahakundini selaku pengamat militer Indonesia sebagai pembicara pertama  menyampaikan makalah, “Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Wilayah Kohanudnas Pada Sistem Keamanan dan Pertahanan Ruang Udara, Angkasa dan Maya”. Menurutnya perubahan konstelasi politik kawasan dan dunia melahirkan tatanan dunia baru yang ditandai dinamika yang sangat fluktuatif dan sulit diprediksi, baik melalui ancaman terorisme, perang siber dan kerawanan di laut dan ruang udara serta maya. Hal ini menuntut Kohanduans untuk bertransformasi.  Transformasi itu merupakan tuntutan seiring adanya dinamika regional dan global yang turut mengubah beberapa sektor strategis tidak terkecuali militer dengan munculnya Revolution In Military Affair (RMA), RMA dimaknai sebagai perubahan aplikasi teknologi persenjataan militer dalam menghadapi ancaman, tantangan dan konflik,”ujarnya.

 

Ditambahkannya, “Dalam mendukung poros maritim dunia, Indonesia memerlukan kekuatan TNI AU yang mumpuni dan Kohanudnas perlu memodernisasi kemampuan alutsistanya sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada. Sehingga sudah saatnya Indonesia kini menetapkan Zona Indentifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) yang mencakup seluruh wilayah Indonesia. Melalui ADIZ akan memudahkan Kohanudnas melakukan indentifikasi setiap pergerakan pesawat asing yang akan mendekati wilayah RI serta dapat  melaksanakan tugasnya penegak hukum dan penegak kedaulatan negara RI di Udara. Dalam kaitannya dengan cyber atau dunia maya nasional yang berkembang saat ini, seharusnya berada di bawah kendali TNI Angkatan Udara.  Untuk itu, Kohanudnas harus memiliki kemampuan mengawasi wilayah udara, angkasa dan dunia maya, kemampuan menindak ancanam dan resiko dari wilayah udara, kecepatan ketepatan dalam tindakan preventif dan kuratif di wilayah udara”, katanya.

 

Sedangkan Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bapak Abhan, SH menyampaikan makalah, ”Peran dan Sinergitas Bawaslu dengan TNI dalam Pemilu Serentak 2018”, Menurutnya urgensi netralitas PNS, anggota TNI dan Polri dalam mewujudkan Pemilu dan Pilkada yang demokratis diperlukan untuk mencegah PNS, TNI dan Polri dari tarik-menarik kepentingan politik dan digunakan sebagai alat politik, menjagakeutuhan serta kekompakan PNS, TNI dan Polri.  Diharapkan dengan netralitas PNS, TNI dan Polri dalam Pemilu tersebut tugas-tugasnya tetap dapat dilaksanakan dengan maksimal dan tidak diskriminatif kepadaseluruh rakyat, tegasnya.”

Kegiatan diakhiri  dengan tanya jawab dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari Kaskohanudnas kepada para pemapar.


Gallery Video
Login User
Galeri Foto
Pusdiklathanudnas merupakan satuan pelaksana pendidikan dan latihan dari Kohanudnas dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan personel organic maupun non organic yang berkedudukan langsung dibawah Panglima Kohanudnas. Pusdiklat Hanudnas bertugas menyelenggarakan pendidikan dan latihan spesialisasi sishanudnas bagi personel organik maupun non organik yang dipersiapkan untuk ... Selengkapnya