Selamat Datang di Website Resmi KOHANUDNAS Labda Prakasa Nirwikara KOHANUDNAS SIAGA SENANTIASA SELAMAT BERTUGAS DAN TETAP SEMANGAT MENJAGA NKRI

“Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa jika memang mau berjuang.”

by Jendral Sudirman

“Kelemahan terbesar kita adalah menyerah. Cara paling pasti untuk dapat meraih kesuksesan adalah dengan selalu mencoba sekali lagi.”

by Thomas A Edison

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

by Panglima TNI Jendral Moeldoko

In order to succeed you must fail, so that you know what not to do the next time. Agar bisa berhasil, terkadang Anda musti gagal dulu, sehingga Anda tahu apa yang tidak boleh dilakukan di waktu berikutnya.

by Anthony J. D’Angelo

Pengunjung Aktif : 22

Pengunjung Hari Ini : 163

PANGKOHANUDNAS NARASUMBER SEMINAR NASIONAL, DAMPAK PENGAMBILALIHAN RUANG UDARA TERHADAP KEDAULATAN NASIONAL
Berita Kohanudnas 02 Maret 2018

   Bertempat di Hotel Novotel Tangerang, Panglima Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsda TNI Imran Baidirus, S.E., tampil sebagai salah satu narasumber Seminar Nasional yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Kamis (1/3).  Seminar yang diselenggarakan Himpunan Taruna Jurusan Keselamatan Penerbangan (Kespen) STPI tersebut bertemakan, “Tinjauan Efektifitas Rute Penerbangan Jalur Selatan Serta Rencana  Pengambilalihan Ruang Udara Sektor A,B,C dan Dampaknya Terhadap Perekonomian, Pertahanan dan Kedaulatan Nasional”.

   Dalam sambutan pembukaannya, Ketua STPI Curug Capt. Novyanto Widadi, S.AP, MM., menyatakan seminar nasional terselenggara atas kerja sama berbagai pihak di lingkungan Kementerian Perhubungan dan lembaga-lembaga penerbangan terkait di tanah air. Ketua STPI juga berharap melalui seminar nasional tersebut dapat semakin memperkuat kerja sama antara semua unsur dalam dunia penerbangan nasional, sehingga ke depan dapat bersinergi untuk mendukung program pengembalian pengelolaan ruang udara di wilayah udara Indonesia yang ada atas di Kepulauan Riau dan Natuna yang menjadi harapan Presiden RI Joko Widodo.

   Marsda TNI Imran Baidirus, S.E.,  dalam paparannya menyampaikan sebagai negara yang berdaulat Indonesia berdasarkan Konvensi Chicago 1944 mempunyai kedaulatan yang utuh dan penuh atas wilayah udaranya.  Dengan dimilikinya kedaulatan yang utuh tersebut, Indonesia berhak mengatur dan mengelola ruang udaranya tanpa intervensi dari negara lain dan tidak ada satupun pesawat asing yang melintasi negara lain tanpa perizinan sebelumnya.  Sebagai penjaga wilayah udara nasional adalah TNI AU dan Kohanudnas merupakan pelaksana tugas TNI AU dalam hal pertahanan udara (hanud).  Tugas Hanud yang dilaksanakan Kohanudnas antara lain melalui operasi pertahanan udara dengan tahapan kegiatan deteksi, identifikasi dan penindakan terhadap pesawat asing yang melintas tanpa izin.  

    Mengenai Flight Information Region (FIR), adalah suatu ruang udara yang ditetapkan dimensinya, dimana di dalamnya diberikan Flight Information Service.  Flight Information Service adalah pelayanan yang dibentuk dan dipersiapkan untuk memberikan saran dan informasi secara penuh untuk keselamatan dan efisiensi penerbangan. Pengaturan FIR dalam hukum internasional terdapat pada ANNEX 11 Konvensi Chicago tentang Air Traffic Services.  Sebagai negara anggota organisasi penerbangan sipil internasional (ICAO), Indonesia berkewajiban memenuhi sarana dan prasarana keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai standar internasional. Namun FIR Indonesia sejak 1973 hingga kini tidak mencakup seluruh wilayah kedaulatan Indonesia karena sebagian wilayah (Kepulauan Riau dan Natuna) masih dikendalikan oleh Singapura, di sekitar Pulau Selaru dikendalikan oleh FIR Brisbane dan di sekitar Pulau Miangas dikendalikan oleh Manila FIR.  Untuk itu, ke depan melalui sinergis berbagai pihak di tanah air diharapkan pengelolaan ruang udara di wilayah udara Indonesia yang ada atas di Kepulauan Riau dan Natuna dapat diupayakan kembali ke NKRI.

  +Dalam seminar nasional tersebut diadakan pula sesi tanya jawab dengan para peserta.  Selain Pangkohanudnas tampil pula narasumber lain yaitu Triyanto Moeharso, Direktur Operasi Garuda, M. Hasan Bashory, Kasubdit Operasi Navigasi Penerbangan Kemenhub dan Moeji Soebagyo, ST., Perwakilan Direktur Operasi Airnav Indonesia dengan moderator Ir. R. Yuliantika MS.,MH. PSCM.  

 


Gallery Video
Login User
Galeri Foto
Pusdiklathanudnas merupakan satuan pelaksana pendidikan dan latihan dari Kohanudnas dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan personel organic maupun non organic yang berkedudukan langsung dibawah Panglima Kohanudnas. Pusdiklat Hanudnas bertugas menyelenggarakan pendidikan dan latihan spesialisasi sishanudnas bagi personel organik maupun non organik yang dipersiapkan untuk ... Selengkapnya