Selamat Datang di Website Resmi KOHANUDNAS Labda Prakasa Nirwikara KOHANUDNAS SIAGA SENANTIASA SELAMAT BERTUGAS DAN TETAP SEMANGAT MENJAGA NKRI

“Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa jika memang mau berjuang.”

by Jendral Sudirman

“Kelemahan terbesar kita adalah menyerah. Cara paling pasti untuk dapat meraih kesuksesan adalah dengan selalu mencoba sekali lagi.”

by Thomas A Edison

Disiplin, Militansi, Semangat Nasionalisme, Patriotisme dan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Menuju Indonesia Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur Perlu Lebih Ditingkatkan

by Panglima TNI Jendral Moeldoko

In order to succeed you must fail, so that you know what not to do the next time. Agar bisa berhasil, terkadang Anda musti gagal dulu, sehingga Anda tahu apa yang tidak boleh dilakukan di waktu berikutnya.

by Anthony J. D’Angelo

Pengunjung Aktif : 26

Pengunjung Hari Ini : 234

PANGKOHANUDNAS PEMBICARA DISKUSI PANEL DISKUMAU “PENGAMAMAN WILAYAH UDARA NASIONAL”
Berita Kohanudnas 26 September 2017

        Makohanudnas, (25/9) Panglima Kohanudnas Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M.M., tampil sebagai pembicara dalam Diskusi Panel yang diselenggarakan Dinas Hukum TNI AU (Diskumau) bertemakan Pengamanan Wilayah Udara Nasional di Ruang Antonov Klub Eksekutif Persada, Halim Perdanakusuma, Senin (25/9). Pangkohanudnas merupakan salah satu pembicara dari tiga pemrasaran lainnya yaitu Marsekal (Purn) Cheppy Hakim dan Prof. Karim Wibisono, Ph.D. Acara dibuka Asrena Kasau Marsda TNI Fahru Zaini mewakili Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dihadiri pejabat TNI AU, pers, komunitas penerbangan dan pejabat terkait lainnya.
 
      Dalam naskahnya yang berjudul “Adiz dalam Konsep dan Tantangannya”. Pangkohanudnas menjelaskan Adiz (Air Defence Identification Zone) merupakan ruang udara tertentu di atas daratan dan/atau perairan yang ditetapkan bagi keperluan identifikasi pesawat udara untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara. Adiz merupakan sistem identifikasi pertahanan udara (hanud), di mana di Indonesia dilaksanakan TNI AU pada umumnya dan Kohanudnas pada khususnya melalui penegakkan hukum udara.
 
         Penegakkan hukum udara dilaksanakan karena adanya pelanggaran wilayah udara nasional oleh pesawat-pesawat asing yang melintas di wilayah udara NKRI tanpa ada izin sebelumnya.  Dari data pelanggaran wilayah udara terjadi penurunan yang drastis yaitu pada tahun 2015 ada 193 pelanggaran kemudian menurun menjadi 49 pada tahun 2016 dan kini pada 2017 hingga September tinggal 19 pelanggaran.  “Semua itu dimungkinkan karena adanya operasi pengamatan udara secara terus-menerus oleh Kohanudnas, guna mencegah adanya pesawat asing yang melintas tanpa izin,” ujar Pangkohanudnas.
 
        Diskusi panel Pengamanan Wilayah Udara Nasional Diskumau tersebut juga diisi dengan pemberian cinderamata dari Kasau kepada para pemrasaran, penyerahan buku  dan tanya jawab.
 


Gallery Video
Login User
Galeri Foto
Pusdiklathanudnas merupakan satuan pelaksana pendidikan dan latihan dari Kohanudnas dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan personel organic maupun non organic yang berkedudukan langsung dibawah Panglima Kohanudnas. Pusdiklat Hanudnas bertugas menyelenggarakan pendidikan dan latihan spesialisasi sishanudnas bagi personel organik maupun non organik yang dipersiapkan untuk ... Selengkapnya